site stats

Game Untuk MPLS SD, SMP, SMA Seru Abis!

Game Untuk MPLS untuk SD, SMP, SMA
Game Untuk MPLS untuk SD, SMP, SMA

Apa itu MPLS? Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS merupakan kegiatan yang dilaksanakan pada hari pertama sekolah di tahun ajaran baru dan wajib diikuti oleh seluruh siswa baru. Pada tahun 2000-an MPLS disebut MOS atau Masa Orientasi Siswa.

Secara sederhana MPLS adalah acara yang diselenggarakan oleh sekolah untuk memperkenalkan siswa baru tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan sekolahnya. Masukan ini tidak terbatas pada mahasiswa baru dan senior tetapi juga mencakup guru dan komponen lain seperti konvensi prinsip budaya institusi dan aturan yang berlaku.

Permainan MPLS untuk SD, SMP dan SMA

Nah MPLS merupakan kegiatan yang ditunjukan bukan hanya anak SD saja, namun Permainan MPLS bisa di mainkan oleh anak anak SMP dan SMK, nah lalu apa saja game MPLS yang cocok untuk semua jenjang pendidikan?

berikut ini kami rangkum beberapa permainan atau Game MPLS indoor maupun outdoor beserta tata cara mainya

Permainan Scavenger Hunt (Mencari Harta Karun)

Scavenger Hunt ini adalah game yang cukup sederhana namun tetap sangat menyenangkan. Game ini sangat sederhana karena Scavenger Hunts juga bisa dimainkan oleh anak-anak.

  1. Anda dapat menuliskan perintah yang akan diberikan kepada pemain di atas kertas. Anda juga bisa membagikan perintah tersebut dengan share screen. Contohnya, Anda bisa menuliskan perintah “cari benda dengan warna biru”.
  2. Para pemain harus menunjukkan benda ke kamera sesuai dengan yang Anda perintahkan.
  3. Pemenang diambil dari peserta yang paling banyak menemukan benda yang diperintahkan atau bisa juga pemenang dipilih berdasarkan yang paling cepat menemukan bendanya.

Permainan Charades (Tebak Kata)

  1. Pilih salah satu peserta MPLS secara acak yang akan berperan sebagai peraga.
  2. Kirim pesan secara privat kepada peserta yang menjadi peraga tersebut. Pesan yang dimaksud adalah kata atau kalimat yang harus ditebak oleh peserta lainnya.
  3. Peserta yang sudah Anda tunjuk harus menjelaskan pesan yang dikirim tersebut menggunakan gerakan tubuh atau gerakan mulutnya.
  4. Peserta lain akan mendapatkan poin jika berhasil menebak dengan benar.
  5. Peserta dengan poin terbanyak akan menjadi pemenang di game Charades atau Tebak Kata ini.

Permainan Storytelling

Mendongeng adalah permainan di mana peserta menghubungkan cerita peserta lain. Dongeng ini menyenangkan dan meningkatkan kreativitas para peserta.

  1. Anda bisa memulai dengan mengarang cerita terlebih dulu, kemudian tunjuk peserta lain secara acak untuk menyambung cerita Anda.
  2. Kata terakhir dari cerita Anda haruslah menjadi kata pertama dari cerita yang diucapkan oleh peserta selanjutnya, begitu pula seterusnya.
  3. Peserta selanjutnya juga dapat menunjuk peserta lain untuk melanjutkan cerita.
  4. Agar permainan storytelling dapat menjadi lebih seru, peserta yang gagal melanjutkan cerita bisa diberikan hukuman.

Bebek Bebekan

  1. Buat lingkaran yang terdiri dari beberapa orang tetapi idealnya puluhan orang. Mereka masing-masing berdiri di lingkaran ini dan Anda adalah guru di tengah.
  2. Mintalah lengan kiri Anda untuk meremas dan mengangkatnya hingga sejajar dengan bahu kiri Anda. Buka kepalan tangan Anda dengan telapak tangan menghadap ke depan.
  3. Jari telunjuk tangan kanannya bertumpu pada telapak tangan kiri temannya.
  4. Tangan kiri kita terbuka dan tangan kanan kita milik orang lain.
  5. Sebuah permainan dapat dimulai ketika jari telunjuk tangan kanan kita berada di tangan kiri orang lain.
  6. Aturannya adalah pelatih memberi tahu Anda tentang bebek.
  7. Buatlah cerita apa saja yang mengandung kata bebek. Ketika kata bebek disebutkan dalam cerita peserta harus memegang jari telunjuk temannya yang lain dari kanan dan kirinya dan pada saat yang sama yang lain tidak harus memegang jari telunjuk tangan kanannya.
  8. Lebih baik jika Anda bisa menguji aturan permainan terlebih dahulu. Gunakan sebagai contoh: Ucapkan bebek dan minta semua orang memegangnya dengan tangan kiri dan mengangkat tangan kanan mereka.
  9. Salin cerita misalnya ketika Anda terbiasa: Suatu hari ibu saya meminta saya pergi ke pasar untuk membeli basque. Kemudian saya bertemu dengan penjual bebek! Jadi saat menyebutkan kata dok peserta harus memegang jari lawan bicara tetapi sekaligus menghindari genggaman lawan bicara.
  10. Peserta yang memegang jari harus menjadi instruktur dan berdiri di tengah lingkaran dan mulai bercerita. Pelatih baru dapat mengatakan apa saja dengan kata kunci apa pun sehingga susunan pemain berubah.
  11. Karakter dengan tangan kanan dan kiri terpotong. Tangan kanan dengan telapak tangan terbuka bertumpu pada bahu kanan dan sisi lain dari jari telunjuk tangan kiri bertumpu pada telapak tangan kanan.

Rantai Gelang

  1. Buatlah sebuah kelompok denganmasing2 5 peserta
  2. Berikan sebuah sedotan dan juga gelang karet sekaligus baskom di ujung
  3. Setiap kelompok di berikan jumlah gelang karet dengan jumlah yang banyak
  4. Tugasnya adalah setiap peserta dari ujung ke ujung wajib menyalurkan karet melalui sedotan tanpa menggunakan tangan semenara waktu.
  5. Jika karet jatuh maka harus di ulangi
  6. Pemenangnya adalah yang mendapatkan banyak karet dalam waktu tertentu

Siapa Dia

  1. Minta semua peserta untuk berdiri dan membentuk lingkaran
  2. Minta seorang peserta untuk memperkenalkan nama dan satu hal lain mengenai dirinya dalam bentuk satu kalimat pendek (menyebut hobi, atau tempat tinggal,), misal: Nama saya Retno, hobi baca buku.
  3. Mintalah peserta kedua untuk mengulang kalimat peserta pertama, baru kemudian memperkenalkan dirinya sendiri, misal : teman saya Retno, hobi baca buku, saya Rahnat, hobi main catur.
  4. Peserta ketiga harus mengulang kalimat 2 peserta sebelumnya sebelum memperkenalkan diri, demikian seterusnya sampai seluruh peserta memperoleh gilirannya.
  5. Apabila peserta tidak dapat mengingat nama dan apa yang dikatakan 2 peserta lainnya, maka ia harus menanyakan langsung pada yang bersangkutan: ‘siapa nama Anda?’ atau ‘siapa nama Anda dan apa hobi Anda?

Bowling

  1. Bagi peserta menjadi beberapa kelompok
  2. Susun targt botol sesuka anda sehingga sulit untuk dijatuhkan dalam 1 kali sentuhan bola
  3. Tendang/lempar bola dari jarak tertentu
  4. Pemenang adalah kelompok pengumpul point terbanyak

Cermin Kelompok

  1. Sobat Guru Penyemangat, permainan ketiga yang seru dan menghibur untuk meramaikan kegiatan MPLS di SD, SMP, SMA atau SMK adalah Cermin Kelompok.
  2. Game ini cukup sederhana dan mudah untuk dimainkan. Caranya; Siswa secara berkelompok berbaris dalam satu barisan.
  3. Adapun siswa dari kelompok lain memeragakan gerakan, dan gerakan itu harus diikuti oleh kelompok yang berhadapan dengannya, persis seperti cermin.

2 Fakta 1 Hoaks

  1. Permainan 2 Fakta 1 Hoaks adalah game yang mengharuskan seseorang menulis apa pun dengan 3 hal yang terdiri dari 2 fakta dan 1 hoaks.
  2. Nantinya, orang lain harus menebak mana yang hoaks hanya dengan 1 kali menebak. Jika benar, maka akan mendapatkan 10 poin.

Charades

  1. Charades adalah game yang mengharuskan Anda untuk menebak kata.
  2. Jadi, salah satu peserta diminta untuk menjadi peraga dan peserta lainnya pun harus menebak ragaan tersebut. 
  3. Game ini bisa Anda mainkan secara individu maupun per kelompok atau per regu.

Kesimpulan

Dari pembahasan MPLS di atas kami berharap kalian bisa menemukan berbagai pilihan agar MPLS di sekolah kalian tidak membosankan, semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk kalian ya.