site stats

Bocah SD Viral Tiktok, Ini dia Linknya!

Bocah SD Viral Tiktok
Bocah SD Viral Tiktok

Bocah SD ViralTiktok merupakan aplikasi media sosial dan platform video music Tiongkok yang dirilis pada September 2016 oleh Zhang Yiming. Aplikasi ini memperkenankan para kreatornya untuk membuat video pendek mereka sendiri sekreatif mungkin.

Pada tahun 2018, aplikasi ini sempat diblokir oleh Kemenkominfo dikarenakan banyaknya laporan yang masuk mengenai keluhan terhadap aplikasi ini yang dinilai mengandung berbagai konten negatif.

Namun, selang beberapa minggu kemudian, aplikasi ini dicabut pemblokirannya dikarenakan pihak tiktok bernegosiasi dan berjanji untuk melakukan perubahan total dengan menghapuskan konten-konten berbau negatif dan melakukan penerapan mengenai batasan usia.

Siapa sangka di tahun selanjutnya, tiktok menjadi aplikasi yang banyak diminati pengguna media sosial.

Bahkan hingga saat ini, tiktok masih menjadi aplikasi favorit dengan banyak pengguna. Sangat mudah untuk membuat suatu konten dan kemudian viral di tiktok.

Namun, ini menjadi suatu polemic tersendiri. Banyak orang berlomba-lomba membuat konten di tiktok demi viral dan masuk fyp tanpa peduli apakah konten tersebut memiliki nilai positif atau justru konten tersebut berisikan muatan negatif.

Bocah SD Viral Tiktok

Anak SD adalah selayaknya bocah biasa yang biasanya hanya tau bermain dan belajar di sekolah. Selalu penasaran akan banyak hal, dan tidak memiliki beban pikiran yang terlalu berat.

Akan tetapi, di tengah era perkembangan teknologi seperti ini, tingkah laku bocah SD dahulu tentu berbeda 180 derajat dengan bocah-bocah yang kini sudah mengenal internet.

Mungkin menjadi hal yang baik apabila keberadaan internet mendukung kreativitas anak-anak kecil zaman sekarang. Namun, yang lebih sering terlihat di permukaan kini adalah banyaknya anak-anak kecil sekarang melakukan hal tidak senonoh yang tidak seharusnya dilakukan di usia mereka saat ini.

Jagat dunia maya pernah digemparkan dengan sebuah konten tiktok dimana di dalamnya ada dua anak di bawah umur yang menirukan adegan dewasa.

Konten dengan konsep point of view dengan mengambil angle dua kreator video yang diduga masih duduk di bangku sekolah dasar tersebut mempertontonkan dua pengguna yang sedang berkolaborasi.

Video tersebut tentu mendapat perhatian serta kecaman dari netizen dikarenakan memperlihatkan sudut pandang dua orang di bawah umur yang melakukan hubungan seksual.

Dalam video bocah SD viral tiktok itu menunjukkan dua buah video yang digabung menjadi satu.

Salah satu video memperlihatkan seorang bocah laki-laki melepas bajunya, sementara video lain menunjukkan seorang bocah perempuan melakukan hal yang sama. Mereka kemudian meniru adegan dewasa, dimana seolah-olah dua anak itu tengah melakukan hubungan intim bersama.

Bocah perempuan yang masih duduk di bangku sekolah dasar itu mengunggah hasil konten tidak senonoh mereka ke media sosial dan sukses mendapat berbagai kritik dari pengguna internet.

Adegan di dalam video itu dinilai sangat tidak pantas, dan menggambarkan degradasi moral yang bahkan sudah menjalar hingga ke golongan usia di bawah umur. Tentu hal ini begitu membuat orang tua was-was dan mesti ekstra waspada dalam mengawasi anak-anaknya di media sosial.

Link Bocah SD Viral Tiktok

Mungkin, video tersebut diunggah oleh bocah SD tersebut tanpa pikir panjang terlebih dahulu dan menganggap kalau sesuatu yang dilakukan orang dewasa itu keren dan ia ingin mencari popularitas demi mendapat follower dan atensi yang banyak di jagat maya.

Bila bicara soal moral, seharusnya video tersebut memang tidak diunggah ke media sosial karena kontennya bermuatan negatif.

Pada kenyataannya, banyak pengguna internet yang penasaran dan berusaha mencari link video bocah SD yang tengah viral tersebut. Apabila penasaran mengenai videonya, bisa mengunjungi link yang tertera di bawah ini.

Itulah sedikit ulasan dan tanggapan dari penulis mengenai konten tidak senonoh yang dilakukan oleh dua anak di bawah umur. Orang tua sebagai guru pertama sang anak semestinya harus memberi batasan pada anak mereka, dan mengajarkan mana hal yang baik dan mana hal yang tidak patut supaya hal-hal seperti ini tidak terulang kembali kedepannya. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat.